Guna menunjang penampilan mahasiswa ketika di tempat pelayanan, maka pada hari Senin, 19 Oktober 2026, pkl. 19.00 WIB di Ruang Getsemani (Chapel Malam) STT Aletheia diadakan Seminar Pembinaan dengan tema “Personal Appearance to Influence” yang diikuti oleh seluruh mahasiswa yang saat ini tinggal di asrama.
Sebagai pembicara dalam kegiatan mahasiswa non akademik ini adalah Rev. David Handriyanto dan Ibu Catherine Handriyanto yang merupakan pembicara berpengalaman yang sangat berkompeten di bidangnya. Dalam materi yang disampaikan, beliau berdua menekankan bahwa penampilan fisik sering kali menjadi hal pertama yang dinilai oleh orang lain (first impression). Namun, bagi seorang pelayan Tuhan, bagaimana cara berpenampilan dan membawa diri bukan sekadar soal mode, melainkan bagian dari komunikasi nonverbal yang mendukung kesaksian hidup serta kredibilitas pelayanan serta membangun rasa percaya diri.
Berikut adalah poin-poin penting dari materi tersebut:
· Pentingnya Kesan Pertama (First Impression): Penampilan yang bersih dan sikap yang sopan membantu membangun rasa nyaman serta menunjukkan kesiapan dalam melayani.
· Pendalaman Teologis: Berdasarkan 1 Samuel 16:7, Allah melihat hati manusia, sementara manusia melihat apa yang di depan mata. Oleh karena itu, apa pun yang dikenakan hendaknya mendukung kemuliaan Tuhan dan bukan sekadar menarik perhatian pada diri sendiri.
· Akulturasi Budaya Ketimuran: Pelayanan perlu memperhatikan norma kesopanan, adat istiadat, serta kebiasaan jemaat setempat agar pesan Injil dapat diterima dengan baik tanpa kehilangan identitas iman.
· Integritas dan Kesederhanaan: Pendeta atau pelayan Tuhan adalah teladan bagi jemaat. Penampilan yang terlalu mewah justru dapat menciptakan jarak, sehingga kesederhanaan dan solidaritas kepada jemaat menjadi kunci utama.
· Prinsip Fleksibel dan Tidak Legalistik: Standar penampilan dapat berbeda menurut denominasi, iklim, dan acara. Yang terpenting adalah tetap sopan, bersih, pantas, tidak menjadi batu sandungan, serta bertujuan untuk memuliakan Tuhan.
Penampilan yang baik berawal dari hati yang benar, diwujudkan melalui sikap yang hormat, dan diarahkan sepenuhnya untuk kemuliaan Tuhan.